Jumat, 08 Juni 2012

Ku Rusak Organ Impianku

Dosa apakah aku ini?
Organ-organ impian yang dulu pernah aku ciptakan mulai tak berfungsi lagi, aku seperti gabus yang terombang-ambil di sungai yang deras. Aku tak tahu masa depan, aku tak punya banyak amunisi...
Inilah awal dari kebobrokan ku, semakin banyak aku menuruti egoku semakin banyak pula aku menonaktifkan organ-organ impianku. Ohh... ini sebuah start yang buruk untuk memasuki gerbang kedewasaan yang sarat dengan yang namanya "keahlian". Lalu apa yang bisa ditonjolkan dari aku yang sekarang? Nothing....
Aku yang sekarang hanya sebuah PC yang terus menerus dipakai namun tak pernah diupgrade, namun tak pernah di eksplor program-programnya. Rugi...? Jelas!
Aku tak menyalahkan apa yang ada di sekitarku tapi aku menyalahkan diriku yang mencitai egoku.

Bersyukur.. Tuhan mau menunjukkan penyesalanku ini, semoga ini bukan penyesalan yang hanya berbuah wacana, semoga ini penyesalan yang berbuah niat untuk membangun kembali organ-organ impian yang dulu pernah terbengkalai.
Sudah cukup kerugian ini aku rasakan and the new dream will be reborn!

Sabtu, 26 Mei 2012

Kelulusan Ini

Tanggal 26 Mei 2012, tepatnya hari sabtu, aku mulai untuk melepaskan seragam putih abu-abu ini.
Gelar pelajar pun turut terlepas seiring dengan pengunguman kelulusan ini, Alhamdulillah perjuangan ku di SMA selama 3 tahun akhirnya berbuah manis.
Alhamdulillah,Alhamdulillah,Alhamdulillah, aku dan teman-temanku bersorak gembira karna kelulusan ini tak ada yg berwajah sedih karna semua siswa kelas 12 di SMA ku lulus 100%. Usaha dan Doa kami akhirnya di kabulkan oleh Allah SWT.

Kami pun tidak lupa untuk menyelenggarakan tradisi coret-coretan dengan pylox dan spidol di seragam putih abu-abu kami, walaupun itu dilarang oleh pihak sekolah hehe..
Ya.. seperti inilah wujud kebahagiaan kelulusan SMA. Masing-masing dari kami saling coret dan membubuhkan nama/tanda tangan di seragam putih abu-abu kami, namun kelulusan tahun ini tak sekompak kelulusan tahun lalu, masih banyak ruang kosong di seragam putih abu-abu kami, masih banyak nama/tanda tangan yang belum di tuliskan, di karenakan banyak yang tidak berangkat saat kelulusan itu, memang angakatan ku tidak pernah kompak dalam segala hal, entah kenapa.

Usai coret-coret tiba-tiba salah satu diantara kami ada yang di telfon oleh Ibu Kepala Sekolah, Ibu Kepala Sekolah sangat kecewa melihat anak didiknya coret-coret seragam, beliapun lantas menyuruh kami semua untuk menemuinya, seperti biasa kami tidak menuruti apa perintahnya, kami pun langsung pergi meninggalkan sekolah dan mulai untuk konvoi keliling Jogja dengan massa yang sangat sedikit. Tidak banyak siswa dari SMA lain yang saya temui di jalan, mungkin karena sudah terlalu siang kami berkonvoi ria, di jalan kami pun menemui para siswa dari SMA lain saling tawuran di jalan raya, batu dan tongkatpun mereka genggam, untung kami  lekas pergi dari tempat itu jadi tidak ada salah satu dari kami yang kenapa-kenapa.

Usai peristiwa yang terjadi dijalan itu kami memutuskan untuk pulang saja karna waktu sudah menunjukkan jam 14.30 dan kami sudah terlihat kecapekan.
Hari itu adalah hari bersejarah untuk angkatanku, tak bisa di gambarkan lagi betapa senangnya kami saat itu.
Itu adalah hari bersejarah dan akan kami ingat selalu :D